It's all about us..!!

Catatan Seorang Bidan

3 tahun perjalanan
Membuat kita belajar, memahami dan berfilosofi
dengan sebuah profesi baru kita
Bidan . . . .
Perjuangan dari mengebut SKS yang terasa mustahil dilalui, perjuangan dengan mencari terget partus di tengah kegelapan, perjuangan menulis laporan diantara kesibukan pengabdian dan perjuangan untuk konsul dengan seribu penantian hingga lupa jadwal makan
Tapi . . . .
Itu merupakan langkah awal teman-temanku
Dari apa sebenarnya makana kata “Bidan”
Jika anda bermimpi memilih profesi bidan sebagai
sarana cepat untuk “BALIK MODAL” anda salah besar ada di kebidanan
Seharusnya anda kuliah di PERBANKAN sehingga fasih akan urusan alur keuangan.
Merinci setiap materi yang dikeluarkan saat anda di pendidikan akan terbayar ketika anda menjadi bidan
Bidan bukan seperti itu saudaraku . . . . .
Ketika seorang ibu meratapi putrinya yang kontraksi di gubuk tuanya, sang ibu kebingungan harus dengan apa membayar biaya persalinan
Sang bidan menepuk bahu sang ibu seraya berbisik “ saya akan membantu proses kelahiran putri ibu, ibu bantu dengan do’a saja “
Jika anda berpikir ada di kebidanan karena merupakan sebuah “POPULARITAS” diantara deretan pilihan fakultas lain yang ada
Anda salah besar ada di kebidanan
Seharusnya anda menjadi ARTIS, mengikuti berbagai casting sehingga anda akan muncul di berbagai media cetak dan elektronik
Bidan bukan seperti itu saudaraku . . . .. .
Ketika angka kematian bayi tinggi akibat Tetanus neonaturum, bidan berjuang menggalakkan program imunisasi dengan tantangan masyarakat awam yang menganggap pasca imunisasi membuat bayi rewel dan demam
Jika anda menganggap menjadi bidan sebagai ajang menaikkan “NILAI JUAL” untuk menjadi lirikan calon mertua atau harapan bagi pemuda dokter, polisi, angkatan atau sederet profesi tinggi lainnya
Anda salah besar saudaraku . . . . .
Tidak ada artinya nilai jual itu ketika kita menghadapi seorang wanita yang mengalami Atonia uteri, kita bersimbah dengan darah, meneteskan bulir-bulir keringat serasa seluruh raga ikut berdo’a hanya untuk memperjuangkan wanita itu masih memiliki nyawa
Ketika sang bayi yang lahir dari wanita yang bukan apa-apa kita menatap dunia dengan wajah birunya seakan mulutnya pun enggan menyapa atau sekedar menangis layaknya bayi lainnya.
Kita akan berusaha mencoba sebisa kita membantu sang bayi mendapatkan dunia barunya
Dan . . . . .
Jika anda menginginkan profesi bidan agar para tetangga memanggil anda dengan sebutan “ Bu Bidan “ dengan terbungkuk-bungkuk melewati anda yang necis berpakaian putih-putih turun dari Avansa, Inova atau sederet mobil bermerk lainnya, anda salah besar saudaraku . . . .
Bidan bukan seperti itu saudaraku . . . .
Di malam saat terlelap di peraduan setelah seharian berkutat dengan PWS, Kohort dan seribu laporan lainnya. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumah kita. Seorang ibu yang merintih memegangi perutnya ditemani sang suami yang setia bergumam lirih “ bu bidan tolong saya, rasa-rasanya saya ingin melahirkan”
Tangannya yang mungil menunjukkan buku KIA dan sebuah kartu JAMPERSAL
Ketika sales susu formula datang dengan sekeranjang produk terbarunya serta sejuta janji mobil Xenia, ibadah umroh dan tawaran manis lainnya
Seorang bidan akan berkata “ maafkan saya mbak, saya tidak bisa mendustai hati seorang wanita yang secara kodratnya harus menyusui dan selalu memberikan yang terbaik terhadap bayi mereka”
Ketika seorang wanita separuh baya membawa lima orang anaknya yang kecil-kecil menangis di hadapan kita meminta kita menggugurkan kandungannya karena dirinya lupa untuk minum pil KB berapa hari lamanya
Bidan akan berkata “Maafkan saya ibu, saya bukan malaikat pencabut nyawa atas janin yang telah Tuhan titipkan dalam rahim ibu yang ibu sendiri tidak tahu kebaktian dan kebahagiaan apa yang bisa diberikan oleh calon manusia ini nantinya”
Bidan itu mulia saudaraku . . . . .
Biarlah mereka berpikir apa tentang profesi  kita karena mereka awam untuk mengerti hakekat profesi kita
Dikala kewenangan semakin dibatasi, kesalahan selalu dicari, kita seharusnya tak berkecil hati
Suatu PERMATA mulia tetap terlihat cahayanya saudaraku  . . .
Walaupun ia terpendam jauh di kubangan lumpur
Kita tidak perlu CENDERAMATA . . . .
Kita tidak perlu sanjungan asa . . . .
Yang kita lakukan hanya keikhlasan
Di saat nafas telah diberhentikan olehNya dan suatu profesi itu pun telah tiada
Semoga Tuhan mengutus malaikatNya
Menulis nama BIDAN di dalam surgaNya
Yang jauh lebih sempurna dibandingkan penghargaan yang pernah ada..😉
Malang, 01 September 2011

mukenah original.. :)

beberapa contoh mukenah suka-suka original..

check it out..!!

*dharmawanita

Read the rest of this entry »

Mau tanya deh buat semua ibu hamil dan ibu-ibu yang pernah hamil.. Selama kehamilan sering ga di bombardir sama orang-orang sekitar tentang pantangan-pantangan, larangan serta saran seputar kehamilan? Nah pantangan-pantangan serta saran-saran ini sebetulnya lebih cenderung ke arah mitos. Yang tentunya setiap bilang ke kita dimulai/mengandung kata : “Katanya..” . Contoh:

“Jangan makan buah Nanas, katanya bisa buat keguguran”

or

“Ayo minum air kacang ijo, katanya bisa buat rambut anaknya tebal”

Hihihihi, pasti semua ibu hamil mengalami yang seperti ini yah? Aku jugaaaa.. Dari mulai yang masuk akal dan sampai bikin kita wondering “masa siih begitu?’ . Akhirnya mulai deh aku browsing-browsing dan baca-baca literatur tentang segambreng mitos seputar kehamilan ini.Thank God, ada beberapa tulisan yang menyertakannya dengan fakta yang ada. Hidup google!!

Mari kita list satu-satu. Kalau nanti ada yang mau nambahin, monggo comment yaaa.. :) Read the rest of this entry »

Pengertian
Tanda bahaya kehamilan adalah tanda -tanda yang
mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama
kehamilan/periode antenatal, yang apabila tidak dilaporkan atau tidak
terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu (Pusdiknakes,2003).

Read the rest of this entry »

Gangguan Menstruasi

Diposkan oleh Febrina OK

1. Amenore (tidak menstruasi)
Amenore adalah tidak terjadinya menstruasi. Jika menstruasi tidak pernah terjadi maka disebut amenore primer, jika menstruasi pernah terjadi tetapi kemudian berhenti selama 6 bulan atau lebih maka disebut amenore sekunder. Amenore yang normal hanya terjadi sebelum masa pubertas, selama kehamilan, selama menyusui dan setelah menopause.

Read the rest of this entry »

Benarkah perempuan berpayudara besar berisiko terserang kanker payudara dan perempuan berpayudara kecil tidak akan bisa memproduksi ASI lebih banyak.

Anda yang mempunyai payudara dengan ukuran agak kecil atau justru kebalikannya mungkin sering bertanya-tanya apakah ukuran payudara bisa berpengaruh bagi kesehatan. Menurut ANce Y. Chang, M.D, seorang ahli dari Brigham and Womenfs Hospital, Amerika Serikat, besar kecilnya payudara seseorang tidaklah berpengaruh besar pada kondisi kesehatannya. Berikut fakta-fakta yang perlu Anda ketahui seputar ukuran payudara dan pengaruhnya bagi kesehatan:

Read the rest of this entry »

Mona masih kelas 5 SD tapi badannya lebih tinggi dibanding teman sekelasnya. Selain Mona ada beberapa teman yang lebih besar dari teman-teman yang lain seperti Icha dan Dila. Ketiganya relatif lebih tinggi dibandingkan teman yang lain.

Kebetulan hobi ketiganya sama yaitu dancing modern dan sering ikut cheerleader pada acara-acara sekolah. Dan umur ketiganya rata-rata masih usia 10 tahun.

Suatu pagi, Mona mengeluh pada ibunya, karena ada benjolan di dada sebelah kanan dan kiri dan terasa sakit. Saat itu ibu hanya menjawab, “Ibu dulu begitu nak, berarti kamu sudah mulai akhil baliq, sudah mulai puber,” ujar Roza, ibu kandung Mona.

“Mulai sekarang kamu pakai miniset, agar dada tertutup. Karena kamu sudah remaja, bukan anak kecil lagi,” lanjut ibu Roza dengan bijak.

“Tapi bu, kok terasa nyeri?” keluh Mona.

“Memang kadang terasa nyeri, nanti juga hilang,” kata ibu Roza menenangkan Mona.

Apa tanda-tanda pubertas pada gadis belia?

Read the rest of this entry »